Buku ini bukan kumpulan teori rumah tangga. Ini adalah kumpulan cerita-cerita kecil, nyata, dan penuh makna — tentang proses jatuh-bangun seorang pria yang sedang belajar menjadi suami yang lebih peka.
Lewat tulisan yang hangat dan jujur, Bang Adia mengajak kita menyadari bahwa:
Kadang kita tidak salah niat, hanya salah cara menyampaikan.
Cinta bisa tetap ada, tapi terasa hambar karena cara komunikasi yang keliru.
Menjadi suami bukan hanya soal menafkahi, tapi juga menemani secara emosional dan spiritual.
Dibalut dengan nilai-nilai Islami, reflektif, dan relatable, buku ini cocok untuk:- Pria yang sedang menikah atau akan menikah.
- Istri yang ingin memahami dunia batin suaminya.
- Siapa pun yang sedang berjuang menjaga rumah tangga tetap hangat.
? Bacalah perlahan. Karena setiap halaman mungkin adalah cerita yang pernah kamu alami, tapi belum pernah kamu pahami.